Penghasilan dari Iklan Adsense jenis Billboard (970x250)

penghasilan dari iklan billboard

Artikel ini saya tulis bermula dari rasa penasaran dengan seberapa besar sih iklan jenis billboard menyumbang earning untuk blog saya. Selama ini tidak sekalipun mengecek bagaimana pergerakannya, sebab unit iklannya memang tidak saya sendirikan, digabung dengan iklan responsif lain.

Iklan yang punya ukuran paling besar dibanding semua jenis iklan Adsense ini saya pasang sejak awal diterima sebagai publisher dulu. Suatu kebetulan, beberapa hari setelah diterima, Kompi Ajaib (Adhy Suryadi) membagikan bagaimana cara memasang iklan jenis ini, yang menurutnya terinspirasi dari iklan di Youtube.

Tentu saja saya langsung terbelalak melihat gedhenya iklan yang nongol, dan tanpa pikir panjang lagsung saya ikutin cara memasangnya. Berhasil, iklan ini memenuhi hampir semua ruang bilah atas saat pengunjung pertama kali membuka blog (lewat smartphone). Hati saya pun senang, riang gembira.

Tapi sekali lagi, karena iklannya berkode sama dengan iklan responsif lainnya, saya tidak tahu detil efektivitas iklan ini.

Kekahawatiran saya bermula saat menonton Webinar Adsense beberapa sore lalu, yang dipandu mbak-mbak itu. Mbaknya bilang ada beberapa jenis ukuran iklan yang disarankan, mulai dari 728x90, 300x250 dan bla bla bla, tapi kok tidak menyebut iklan billboard ini.

Sejenak saya ingat-ingat lagi, ternyata blog master Kompi Ajaib yang sebelumnya pasang juga sudah mencopotnya. Begitupun dengan mastimon.com, juga telah menyingkirkan iklan billboard yang dulu pernah nongol di bagian atas.

Apakah iklan besar ini memang tidak efektif, dan hanya menjengkelkan pengunjung karena saking besarnya? Dugaan saya mengarah kesana.

Segera saya cari referensi dengan cara searching, dan menemukan blog kenamaan Portal-Uang secara khusus membahas hal ini. Dan begitu terkejutnya saya, artikel yang ditulis tahun 2015 itu sudah menulis seperti ini:

Performa iklan billboard

Sebenarnya hal-hal di atas sudah cukup bagi saya untuk segera mencopot iklan billboard ini dan diganti dengan iklan lain yang lebih disarankan.

Tapi saya mencoba bersabar. Yah mereka adalah master di dunia blogging yang pasti sudah menguji bagaimana performa tiap unit iklan. Tapi rejeki kan masing-masing. Siapa tahu kinerja buruk iklan billboard tidak berlaku di blog saya?

Jadi daripada berasumsi, lebih baik saya membuat unit iklan baru khusus untuk billboard dan melihat sendiri bagaimana performa iklan ini bekerja. Setidaknya selama 7 hari ke depan. Jadi nanti bisa diputuskan apakah tetap dipertahankan atau diganti jenis iklan lain.

Berikut ini hasilnya:
Hari Pertama : Active View Viewable 40.06%, rata-rata per kliknya menghasilkan Rp 968,22.
Hari Kedua : Active View Viewable 39.70%, rata-rata per kliknya menghasilkan Rp 978,92.
Hari Ketiga : Active View Viewable 41,43%, rata-rata per kliknya menghasilkan Rp 318.
Hari Keempat : Active View Viewable 37.06%, rata-rata per kliknya menghasilkan Rp 799.
Hari Kelima : Masih berjalan
Hari Keenam :
Hari Ketujuh :

(Artikel ini ditulis pada hari pertama pengamatan)